Minggu, 31 Oktober 2010

BELAJAR R-PROGRAMMING

Program R ini adalah program yang memudah kita untuk mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan Statistika. Dimana selalu ada Mean, Modus, Median dan masih banyak yang lainnya.

Misalnya kita mempunyai data yang berisi: 9, 15, 18, 20, 21, 25, 18, 20, 21, 9, 15, 18, 20, 21, 21, 20, 20, 25, 20, 21.
Maka dalam R-PROGRAMMING penyelesaiannya sebagai berikut:

>data= c(9, 15, 18, 20, 21, 25, 18, 20, 21, 9, 15, 18, 20, 21, 21, 20, 20, 25, 20, 21)
>data
[1] 9 15 18 20 21 25 18 20 21 9 15 18 20 21 21 20 20 25 20 21
Maksudnya menuliskan data adalah memanggil data yang telah ditulis.

>sort(data)
[1] 9 9 15 15 18 18 18 20 20 20 20 20 20 21 21 21 21 21 25 25
Perintah sort disini adlah untuk mengurtkan data acak yang telah ditulis.

>length(data)
[1] 20
Perintah length adalah untuk menghitung banyaknya data yang ditulis.

>min(data)
[1] 9
Untuk mencetak data terendah yang ada pada data.

>max(data)
[1] 25
Untuk mencetak data tertinggi yang ada pada data.

>jangkauan= max(data)-min(data)
>jangkauan
[1] 16
Perintah jangkauan ini untuk menghintung jangkauan yang ada pada data.

>jmlkelas= 1+(3.322*log10(length(data)))
>jmlkelas
[1] 5.322022
Untuk mencari berapa jumlah kelas yang ada pada data maka digunakan rumus seperti diatas. Dan jangan lupa untuk mengetik lagi dibawahnya jmlkelas untuk mencetak hasil dari rumus yang telah ditulis.

>round(jmlkelas)
[1] 5
Perintah ini digunakan untuk membulatkan angka dari hasil jumlah kelas yang sudah tercetak.

>interval= jangkauan/round(jmlkelas)
>interval
[1] 3.2
Untuk mencari interval digunakan rumus seperti diatas.

>interval=round(interval)
>interval
[1] 3
Perintah ini digunakan untuk membulatkan angka interval yang sudah tercetak.

> frek=function (x,y,z)
+ {
+ a=0
+ for (i in 1 : length(data))
+ {
+ if (x[i]>=y&&x[i]<=z) + { + a=a+1 + } + } + print(a) + } Ini adalah perintah awal yang harus dipakai untuk mencari berapa frekuensi yang ada pada data. Untuk perintah kedua untuk mencari frekuensi tiap-tiap data adalah sebagai berikut: >frek(data,9,11)
[1] 2
> frek(data,12,14)
[1] 0
> frek(data,15,17)
[1] 2
> frek(data,18,20)
[1] 9
> frek(data,21,23)
[1] 5
> frek(data,24,26)
[1] 2
Data 9 dicari dari nilai MIN yang ada pada data, sedangkan angka 11 didapat dari nilai MIN yang ada dengan INTERVAL yang didapat adalah 3 maka dari angka 9 dihitung sampai 3kali maka didapatlah angka 11, dan seterusnya sampai mencapai nilai MAX pada data.

Untuk mencari mean adalah seperti berikut:

> mean(9:11)
[1] 10
> mean(12:14)
[1] 13
> mean(15:17)
[1] 16
> mean(18:20)
[1] 19
> mean(21:23)
[1] 22
> mean(24:26)
[1] 25

Untuk menampilkan tabel adalah dengan menggunakan perintah:

>tabel= edit(data.frame())
Setelah itu tabelnyapun akan muncul.

Apa bila kita telah selesai menulis di tabel dan telah kita close, ternyata ada kesalahan pada tabel tersebut, maka kita tidak usah repo-repot menulisnya dari awal. Untuk mengedit tabel yang telah dibuat digunakan perintah sebagai berikut.

>tabel=edit(data.frame(tabel))

Untuk mencari rata-rata dari data digunakan perintah ini. Kata dari frek dan titik.tengah harus sama seperti yang anda tulis dalam tabel. Karena tanda $ yang ada meng-link-kan ke tabel yang anda buat tadi.
> rata= sum(tabel$frek * tabel$titik.tengah)/length(data)
> rata
[1] 19.15

Sebelum mencari median sebaiknya anda menuliskan perintah ini dahulu. Bbm= 17.5 didapat dari Batas Bawah Kelas Frekuensi tertinggi. Fkm= 4 adalah Frekuensi Komulatip Modus, yang artinya sebelum frekuensi tertinggi harus ditambah semua. Dan Fm= 9 adalah Frekuesi Modus.
> n= length(data)/2
> n
[1] 10
> bbm= 17.5
> fkm= 4
> fm= 9
>median= bbm+(interval*((n-fkm)/fm))
>median

Untuk mencari Modus harus menuliskan ini terlebih dahulu. Bbmd sama seperti BBM dalam Median. D1 didapat dari pengurangan antara frekuensi tertinggi dengan frekuensi sebelumnya atau atasnya. Sedangkan D2 didapat dari pengurangan antara frekuensi tertinggi dengan frekuensi sesudahnya atau bawahnya.
> bbmd=17.5
> d1= 7
> d2= 4
> modus= bbm+(interval*d1/(d1+d2))
> modus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar